Semua pasti udah pada tahu sama yang namanya Alay, dan gue rasa setiap orang pernah ngalamin yang namanya Alay. Jiwa alay yang pernah merasuki jiwa gue ada banyak macamnya, diantaranya seperti ini:
- Alay yang berkaitan dengan foto.
Gue pernah foto dengan gaya alay yang sealay-alaynya, mulai dari satu jari yang ditaruh di hidung, gaya pandang mata yang nyampe ke plafon, gaya bibir yang dimanyunin, gaya lirikan mata yang aduhai, dan masih banyak lagi yang nggak bisa gue sebutin satu-satu. Gue nggak tahu, sebenernya pose foto yang mencemari putra-putri Indonesia kayak gini asalnya darimana tapi yang jelas gue dapet inspirasi pose kayak gini tentunya dari teman. Saat gue lihat foto temen-temen gue (Guru Alay Gue), dalam hati gue ngejerit "Sumpaaahhh... Gilaaa.... Gokilll.... Nih orang kalau foto pake pose gini napa jadi imutan gini ya??" dan dalem hati gue janji, kalau suatu saat gue foto, gue juga akan nyoba pose yang kayak gitu. Dan hasilnya?? Brrrrrrrr.... Ternyata gue juga imut, hahahaaha....
Pose ini pada akhirnya masih gue pertahanin dengan cukup memprihatinkan, dan entah kapan gue bisa sadar?? - Alay yang berkaitan dengan tulisan.
Zaman SMA, gue bener-bener kena sindrom akut yang namanya Alayers Tulisan. Gileee... yang ada di benak gue waktu itu cuma Gaul dan Keren, semakin rumit orang baca itu berarti gue semakin pinter dan gaul. Hahahaha..... Gue lupa waktu itu gue kelas berapa, yang jelas saat itu gue masih SMA. Setiap nulis SMS, gue selalu nulis dengan cara yang berbeda-beda menurut musimnya. Misal:- KaMuch D!maNa?? Lezz gPL yaachh. . . (Kamu dimana? balas gak pake lama)
- C0oWrRy ye4cH, 4ku baRu b154 b4Le5 5m5 k4mu (Sorry ya, aku baru bisa bales SMS kamu)
Alhamdulillahnya, gue bisa sembuh dari sindrom ini semenjak gue masuk ke group FB Diskusi Fiksi. Menulis Fiksi. Membaca Fiksi. (Universal Nikko + Mayoko Aiko)dimana group ini yang isinya para penulis beken yang membahas tentang dunia tulis menulis serta menyuarakan anti alay terhadap tulisan yang merusak citra Bangsa Indonesia tercinta (baca tulisan yang bercetak tebal dan miring dengan menggebu-gebu) terhadap anggota group FB yang menulis dengan cara alay ataupun singkatan.
Semakin ke sini, gue semakin menyadari kalau menulis menurut EYD itu lebih nikmat dan lebih asyik dibanding nulis dengan banyak singkatan dan penuh peluh keringat Caps Lock yang selalu dipaksa on-off-on-off hingga selesai. Selain tombol Caps Lock nya jadi cepet rusak, kasihan juga para pembaca yang matanya jadi keriting akibat membaca tulisan efek Caps Lock yang selalu dipaksa on-off-on-off hingga selesai.
Selain ini tentunya gue juga masih banyak hal yang masih dikategorikan Alay, tapi yang jelas gue bersyukur masih bisa taubat dari penulisan alay dan gue bangga dengan tulisan Bahasa Indonesia. Makanya disaat SMS pun, gue selalu berusaha untuk menulis selengkap mungkin dan menghindari penyingkatan kata (kalau nggak kepepet, Glodaaaaakkkkk....)
Untuk masalah alay yang lain?? Jalan dulu pelan-pelan, semoga dapat hidayah dari Allah agar diriku bisa kembali ke jalan yang benar.
Amiiinnnnnn....
Untuk masalah alay yang lain?? Jalan dulu pelan-pelan, semoga dapat hidayah dari Allah agar diriku bisa kembali ke jalan yang benar.
Amiiinnnnnn....
0 Korban Gue:
Posting Komentar