I: Petir
Dalam hidup ku, ntah mengapa aku takut petir
Saat itu..
Saat petir itu membelah langit
Aku berteriak memanggil nama mu
Kau katakan jangan takut,
Hingga rasa itu pun lenyap
Itu dulu.. dulu…
Sekarang…??? Saat petir itu kembali membelah langit
Aku hanya bisa meringkuk, memanggil mu dalam kalbu ku
II: Malam
Semilir dinginnya angin
Cerahnya langit malam di kota itu
Melingkarnya bulan saat itu
Riuhnya jalan
Sibuknya semua orang
Membuat ku benar-benar merasakan hadir mu,
Dan dalam rengkuhan itu
Mataku hanya dapat terpejam
hingga saat ini
Aku masih dapat merasakan hangatnya rengkuhan itu
0 Korban Gue:
Posting Komentar