Rabu, 29 Desember 2010

PETIR DAN MALAM DARI MU

I: Petir

Dalam hidup ku, ntah mengapa aku takut petir

Saat itu..

Saat petir itu membelah langit

Aku berteriak memanggil nama mu

Kau katakan jangan takut,

Hingga rasa itu pun lenyap

Itu dulu.. dulu…

Sekarang…??? Saat petir itu kembali membelah langit

Aku hanya bisa meringkuk, memanggil mu dalam kalbu ku

II: Malam

Semilir dinginnya angin

Cerahnya langit malam di kota itu

Melingkarnya bulan saat itu

Riuhnya jalan

Sibuknya semua orang

Membuat ku benar-benar merasakan hadir mu,

Dan dalam rengkuhan itu

Mataku hanya dapat terpejam

hingga saat ini

Aku masih dapat merasakan hangatnya rengkuhan itu

0 Korban Gue:

Posting Komentar