Rabu, 29 Desember 2010

SAJAK UNTUK SI JEYYEEEG

Jeyyeeeg…

Di pagi ini

Aku janji tak akan meneteskan air mata lagi

Aku akan tetap tersenyum,

Meski hati perih, meski getirnya hidup

Meski tanpa tawamu, candamu, nasihatmu, keluhmu, marahmu, dan diammu

Jeyyeeeg…

Bila matahari terbit

Jangan bangunkan aku lagi dari tidurku

Bila malam mulai beranjak

Jangan nyanyikan lagi sebagai pengantar tidurku

Jeyyeeeg…

Masih ingatkah kau dengan tatapan bulan malam itu

Masih ingatkah dengan hembusan angin malam itu

Masih ingatkah nyanyian si banci malam itu

Masih ingatkah berpasang-pasang mata yang menatap kita malam itu

Jeyyeeeg…

Kau kado terindah ku di usia 17

Hanya Tuhan yang bisa membalas

Semoga kita tertawa lekas



Solo, 19 February 2010

0 Korban Gue:

Posting Komentar